UNTUK RENUNGAN





Dan (ingatlah wahai Muhammad) ketika Tuhanmu mengeluarkan zuriat anak-anak Adam (turun-temurun) dari (tulang) belakang mereka, dan Ia jadikan mereka saksi terhadap diri mereka sendiri, (sambil Ia bertanya dengan firmanNya): “Bukankah Aku tuhan kamu?” Mereka semua menjawab: “Benar (Engkaulah Tuhan kami), kami menjadi saksi”. Yang demikian supaya kamu tidak berkata pada hari kiamat kelak: “Sesungguhnya kami adalah lalai (tidak diberi peringatan) tentang (hakikat tauhid) ini”. (Al-A'raf : 172)

Allah Yang Maha Tinggi telah berfirman dalam hadis Qudsi:
“Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi. Aku suka dikenali, lalu Aku ciptakan makhluk supaya Aku dikenali”.

“Barangsiapa berharap menemui Tuhannya, hendaklah dia mengerjakan amal salih dan janganlah dia mempersekutukan sesuatu dengan Allah dalam ibadatnya kepada Tuhannya”. (Surah Kahfi, ayat 110).

>blink>
“Beberapa muka pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannya dia memandang”. (Surah Qiamat, ayat 22 & 23).

Syair Imam Syafi'i

ANUGRAH ALLAH
Aku melihat-Mu pada saat penciptaanku,
yang penuh dengan anugerah.
Engkaulah sumber satu-satunya,
pada saat penciptaanku.
Hidarkan aku dari anugerah yang buruk.
Karena sepotong kehidupan telah cukup bagiku,
hingga saat Engkau mematikanku.

Saturday, November 26, 2011

Ilmu Tarikat....Ungkapan Ulama Muktabar..


1. Imam Abu Hanifah RA (wafat 150H)


Seorang ahli fikir Hanafi, al-Hasfaki penulis kitab al-Durr al-Mukhtar telah mengutip : Bahawa Abu Ali ad-Daqqaq RA berkata " Saya telah mengambil tareqat ini dari Abu Al-Qasim an Nasr Abadi", beliau berkata "saya mengambilnya dari as-Syibili, dari as-Saqathi, dari Ma'ruf al-Kharjki, dari Daud ath-Tho'i dan beliau mengambil ilmu sekaligus tareqat dari Imam Abu Hanifah RA. Setiap dari mereka memuji da mengakui keutamaan Imam Abu HAnifah RA ".



Imam Abnu Abidin berkata dalam Hasyiahnya tentang Imam Abu HAnifah RA " Beliau adalah seorang tokoh dalam bidang ini, kerana asas ilmu hakikat adalah ilmu, amal dan pembersihan jiwa, ulama salaf telah melukiskan demikian".



2. Imam Malik RA (wafat 179H)



Imam Malik RA berkata " Barangsiapa yang memahami feqah tanpa bertasawuf maka fasiq, dan barangsiapa yang bertasawuf tanpa memahami feqah maka zindiq, dan barangsiapa yang menghimpunkan antara keduanya beerti dia telah merealisasikan kebenaran".



3. Imam Syafi'e RA (wafat 204H)



Berkata Imam Syafi'e " Aku cinta kepada dunia kalian itu(dunia sufi) tiga . Tidak berlebih-lebihan, bergaul dengan orang yang lemah lembut dan meneladani cara tokoh-tokoh tasawuf "



4. Imam Ahmad Bin Hambal RA (wafat 241H)



Imam Ahmad RA berkata tentang kaum sufi " Aku tidak mengetahui orang yang lebih utama dari mereka", lalu ditanyakan oleh mereka yang lain " Mereka itu melantunkan nasyid kemudian saling hanyut diri", Imam Ahmad menjawab " Biarkan mereka bergembira sesaat bersama Allah SWT".

Dipetik daripada: http://orangjelai.blogspot.com/2009/06/ilmu-tarikatungkapan-ulama-muktabar.html


No comments:

Post a Comment